Tingkatkan Keterampilan dan Kemandirian, Disnakertrans Halut Gelar Pelatihan Menjahit
Tobelo, Halmahera Utara — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Utara kembali melaksanakan kegiatan pelatihan berbasis kompetensi sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat, khususnya dalam bidang keterampilan menjahit.
Kegiatan pelatihan menjahit tersebut dilaksanakan di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Utara dan merupakan bagian dari rangkaian program kolaborasi antara Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Utara.
Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan pembekalan pengetahuan sekaligus praktik secara langsung mengenai teknik dasar menjahit, penggunaan peralatan menjahit, pembuatan pola, teknik pemotongan bahan, hingga proses penyelesaian pakaian. Materi diberikan secara bertahap dengan pendekatan praktik agar peserta mampu memahami dan menguasai keterampilan yang dapat diterapkan setelah pelatihan selesai.
Kolaborasi antara BPVP Ternate dan Disnakertrans Halmahera Utara menjadi salah satu bentuk sinergi pemerintah dalam menghadirkan program peningkatan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan peluang pasar kerja maupun usaha mandiri.
Pelatihan menjahit diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan usaha di bidang jasa jahit, produksi pakaian, maupun berbagai produk kreatif berbasis keterampilan menjahit.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Utara terus mendorong agar program pelatihan vokasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan keterampilan yang dimiliki, peserta diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, menciptakan peluang kerja, serta berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara.
Melalui sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan bersama BPVP Ternate, diharapkan semakin banyak masyarakat Halmahera Utara yang memperoleh akses terhadap pelatihan keterampilan yang berkualitas, sehingga mampu menjadi tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan memiliki daya saing.