DISNAKER Halut

Berita

23/12/2025
Image
Pemkab Halmahera Utara Fasilitasi Mediasi Rekrutmen Tenaga Kerja PT PLN Mamuya

Pemerintah Kabupaten Kabupaten Halmahera Utara memfasilitasi kegiatan mediasi antara Wakil Bupati Halmahera Utara dengan Aliansi Pemuda Mamuya terkait proses rekrutmen tenaga kerja PT. PLN Mamuya. Mediasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga kondusivitas serta menjamin keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Kegiatan mediasi dihadiri oleh 16 peserta yang terdiri dari Wakil Bupati Halmahera Utara, perwakilan Aliansi Pemuda Mamuya, serta dua orang perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Utara, bersama unsur terkait lainnya.Dalam pertemuan tersebut, Aliansi Pemuda Mamuya menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak adanya transparansi dalam proses rekrutmen penerimaan karyawan tahap pertama yang telah dilaksanakan oleh PT. PLN Mamuya. Selain itu, mereka meminta agar masyarakat lokal, khususnya warga Mamuya, dapat diprioritaskan dalam penerimaan tenaga kerja di perusahaan tersebut.

Aliansi Pemuda Mamuya juga menyampaikan bahwa proses rekrutmen tahap pertama telah selesai dilaksanakan dan saat ini perusahaan akan segera memproses rekrutmen tahap kedua. Pada tahap kedua ini, perusahaan berkomitmen untuk lebih memprioritaskan warga lokal Mamuya, dengan mekanisme seleksi yang tidak dibuka secara umum. Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Halmahera Utara menegaskan pentingnya transparansi dalam setiap proses perekrutan tenaga kerja guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia juga meminta agar perusahaan dalam melaksanakan rekrutmen tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis, tetapi juga memperhatikan aspek sosial serta kearifan dan budaya lokal masyarakat setempat.

Melalui mediasi ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap seluruh pihak dapat saling memahami dan menjaga komunikasi yang baik, sehingga proses rekrutmen tenaga kerja dapat berjalan dengan lancar, adil, dan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal serta mendukung iklim investasi yang kondusif di daerah.Pemkab Halmahera Utara Fasilitasi Mediasi Rekrutmen Tenaga Kerja PT PLN Mamuya. Pemerintah Kabupaten Kabupaten Halmahera Utara memfasilitasi kegiatan mediasi antara Wakil Bupati Halmahera Utara dengan Aliansi Pemuda Mamuya terkait proses rekrutmen tenaga kerja PT. PLN Mamuya. Mediasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga kondusivitas serta menjamin keterbukaan informasi kepada masyarakat. Kegiatan mediasi dihadiri oleh 16 peserta yang terdiri dari Wakil Bupati Halmahera Utara, perwakilan Aliansi Pemuda Mamuya, serta dua orang perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Utara, bersama unsur terkait lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Aliansi Pemuda Mamuya menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak adanya transparansi dalam proses rekrutmen penerimaan karyawan tahap pertama yang telah dilaksanakan oleh PT. PLN Mamuya. Selain itu, mereka meminta agar masyarakat lokal, khususnya warga Mamuya, dapat diprioritaskan dalam penerimaan tenaga kerja di perusahaan tersebut.Aliansi Pemuda Mamuya juga menyampaikan bahwa proses rekrutmen tahap pertama telah selesai dilaksanakan dan saat ini perusahaan akan segera memproses rekrutmen tahap kedua. Pada tahap kedua ini, perusahaan berkomitmen untuk lebih memprioritaskan warga lokal Mamuya, dengan mekanisme seleksi yang tidak dibuka secara umum.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Halmahera Utara menegaskan pentingnya transparansi dalam setiap proses perekrutan tenaga kerja guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia juga meminta agar perusahaan dalam melaksanakan rekrutmen tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis, tetapi juga memperhatikan aspek sosial serta kearifan dan budaya lokal masyarakat setempat. Melalui mediasi ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap seluruh pihak dapat saling memahami dan menjaga komunikasi yang baik, sehingga proses rekrutmen tenaga kerja dapat berjalan dengan lancar, adil, dan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal serta mendukung iklim investasi yang kondusif di daerah.

Share: